GERAK JALAN TRADISIONAL PRAMUKA BAKUNG LODOYO MENGUDARA KEMBALI
GERAK JALAN TRADISIONAL PRAMUKA BAKUNG LODOYO MENGUDARA KEMBALI
GERAK JALAN TRADISIONAL PRAMUKA BAKUNG LODOYO MENGUDARA KEMBALI
SMK PGRI Wlingi mengikuti ajang Gerak Jalan Tradisional Pramuka Bakung Lodoyo, yang dikenal dengan julukan BALOD. Kegiatan Bakung Lodoyo Tahun 2025 dilaksanakan pada tanggal 12-13 Desember 2025. Peserta dari kegiatan ini adalah generasi muda khususnya Pramuka Penegak dan Pandega. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme, serta jiwa Pancasila pada generasi muda. Selain itu, kegiatan ini menjadi media pembinaan fisik, mental, serta sarana silaturahmi antar pramuka dan masyarakat dalam rangka memperkokoh rasa kebersamaan dan persatuan.
Tema kegiatan Gerak Jalan Tradisional Pramuka Bakung Lodoyo (BALOD) akhir tahun ini adalah “Menapaki Sejarah, Menguatkan Jiwa Pancasila”. Kegiatan merupakan salah satu tradisi kebanggaan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tahun 1975 dan sudah terselenggara sebanyak 46 kali. Dengan jarak tempuh sejauh 32,5 Km. Peserta harus mempersiapkan fisik dan mental. BALOD ini juga sebagai wadah kebersamaan dan penguatan nilai-nilai perjuangan bangsa.
Pembina Gugus Depan SMK PGRI Wlingi Bapak Wardianto, M.Pd mengirim 1 pleton (Pa) yang terdiri 10 murid pilihan dari kelas X dan XI. Mereka adalah:
|
Yipang Dhika Wijaya |
XI TP 4 |
|
Vino Felixa Pratama |
X TKR 6 |
|
Tio Adi Saputra |
X TKR 6 |
|
Wildan Novaltino Pradizta |
X TKR 6 |
|
Mikhael Tio Orlando |
X TKR 1 |
|
Setyo Budi Cahyono |
XI TP 4 |
|
Surya Saputra |
XI TP 4 |
|
Nurachmad Aldo Prasetyo |
X TKR 5 |
|
Den Bagus Wicaksono |
X TAB 1 |
|
Fabian Risqi Prananta |
X TKR 3 |
Mereka sebelum megikuti gerak jalan melakukan latihan intens selama dua minggu. Mereka harus benar-benar menyiapkan kesehatan secara lahir dan batin.
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Blitar hampir setiap tahun mengadakan gerak jalan tersebut. Kegiatan ini diikuti 60 pleton dengan start Lapangan Bakung dan finish di Alon-alon Lodoyo, Sutojayan.
Gerak Jalan Tradisional Pramuka Bakung Lodoyo diharapkan dapat menjadi ajang yang bermanfaat bagi peserta, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kedisiplinan dan kekompakan tim, menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan bela negara. (lin)